Langsung ke konten
NIRESARTHA SOLUSI INDONESIANIRES oleh PT Artha Solusi Indonesia

Panduan untuk panitia pengadaan

KAK Media Monitoring: Checklist Spesifikasi dan Pemetaan NIRES

KAK media monitoring yang baik menjelaskan secara terukur apa yang harus dipantau, dianalisis, dan dihasilkan oleh sistem, bukan sekadar menyebut nama aplikasinya. Halaman ini merangkum poin spesifikasi teknis yang umumnya perlu dicantumkan dalam KAK atau TOR, beserta cara platform media monitoring NIRES dari Artha Solusi Indonesia memenuhi setiap poinnya.

KAK / TOR Media Monitoring
01Konteks

Apa yang perlu dijawab oleh KAK media monitoring

Kerangka Acuan Kerja (KAK) atau Term of Reference (TOR) adalah dokumen yang menjadi dasar bagi PPK, pokja pemilihan, dan calon penyedia untuk memahami kebutuhan instansi. Dalam pengadaan software media monitoring, KAK yang terlalu umum menyulitkan evaluasi, sedangkan KAK yang terlalu sempit dapat mengunci kebutuhan pada satu produk tertentu. Keseimbangannya ada pada spesifikasi yang berbasis fungsi dan hasil kerja.

Secara umum, KAK media monitoring perlu menjawab lima hal: latar belakang dan tujuan pemantauan, cakupan sumber data, kemampuan analisis yang dibutuhkan, keluaran (output) yang diharapkan, serta dukungan implementasi seperti penggelaran, integrasi, dan pelatihan. Checklist di bawah ini dapat dijadikan titik awal dan disesuaikan dengan mandat serta ketentuan pengadaan yang berlaku di instansi Anda.

02Checklist

Checklist spesifikasi teknis media monitoring untuk KAK/TOR

Poin-poin berikut lazim dicantumkan dalam TOR media monitoring. Sesuaikan detail, jumlah, dan indikatornya dengan kebutuhan instansi.

  • Cakupan sumber: jumlah media online yang dipantau dan platform media sosial yang dicakup.
  • Pemantauan real-time atas isu, tren, dan perkembangan pemberitaan.
  • Penyaringan isu yang relevan dengan mandat dan kata kunci instansi.
  • Analisis sentimen pemberitaan dan percakapan media sosial.
  • Analisis aktor kunci dan persebaran geografis isu.
  • Deteksi perkembangan narasi dan sinyal awal eskalasi isu.
  • Rekomendasi respons dan dukungan pengambilan keputusan.
  • Manajemen penugasan dan eksekusi tindak lanjut respons.
  • Publikasi informasi resmi melalui kanal media dan akun resmi instansi.
  • Dashboard terintegrasi dengan kustomisasi antarmuka.
  • Manajemen akses berbasis peran (RBAC) dan persetujuan berjenjang (multi-tier approval).
  • API Connector untuk pertukaran data dengan sistem lain.
  • Pelaporan: metrik, tren, komparasi, dan ringkasan eksekutif.
  • Evaluasi dampak atas setiap aktivitas komunikasi.
  • Penggelaran (deployment) dan integrasi dengan sistem yang ada.
  • Pelatihan operator dan pengguna.
03Pemetaan

Bagaimana NIRES memenuhi poin-poin KAK media monitoring

Berikut pemetaan checklist di atas ke kapabilitas yang tercantum dalam spesifikasi NIRES.

01

Cakupan sumber dan pemantauan real-time

NIRES memantau 3.000+ media online dan 5 platform media sosial, serta memantau, menyaring, dan menganalisis isu, tren, aktor kunci, sentimen, dan persebaran geografis secara real-time.

02

Penyaringan, narasi, dan eskalasi

Relevant Issues Filtering Engine menyaring isu yang relevan, Narrative Event Detection mendeteksi perkembangan narasi dengan AI/LLM, dan Trend & Escalation Assessment menilai potensi eskalasi.

03

Rekomendasi dan manajemen respons

Strategic Response Advisor menghasilkan rekomendasi respons berbasis AI. Response Task Management mengelola penugasan, konten, target kanal, dan eksekusi secara terstruktur.

04

Publikasi informasi resmi

Publikasi rilis dan berita otomatis ke hingga 300 media berita online, serta pengelolaan konten dan interaksi pada hingga 1.000 akun resmi instansi di 5 platform media sosial, dengan persetujuan berjenjang.

05

Dashboard, RBAC, dan API Connector

Dashboard terintegrasi dengan kustomisasi antarmuka, API Connector, RBAC, dan multi-tier approval untuk tata kelola akses dan persetujuan di internal instansi.

06

Pelaporan, evaluasi, dan implementasi

Metrik, tren, komparasi, dan ringkasan eksekutif berbasis AI melalui Digital Sentiment Assessment dan Media Impact Assessment. ASI mendampingi penggelaran, integrasi, dan pelatihan operator.

04Tips penyusunan

Langkah menyusun TOR media monitoring yang mudah dievaluasi

  1. 01

    Mulai dari tujuan dan mandat

    Uraikan isu atau program apa yang ingin dipantau dan keputusan apa yang ingin didukung. Tujuan yang jelas memudahkan penentuan fitur yang benar-benar dibutuhkan.

  2. 02

    Tulis spesifikasi berbasis fungsi

    Nyatakan kemampuan yang dibutuhkan, misalnya analisis sentimen atau deteksi narasi, beserta keluaran yang diharapkan, tanpa mengunci pada merek atau produk tertentu.

  3. 03

    Tetapkan keluaran dan pelaporan

    Tentukan bentuk laporan, frekuensi, dan penerimanya, misalnya ringkasan eksekutif untuk pimpinan dan dashboard untuk tim humas.

  4. 04

    Atur tata kelola akses

    Cantumkan kebutuhan pembagian peran, persetujuan berjenjang, dan integrasi data agar sistem sesuai dengan struktur organisasi instansi.

  5. 05

    Sertakan dukungan implementasi

    Masukkan penggelaran, integrasi, dan pelatihan operator sebagai bagian dari lingkup pekerjaan agar sistem benar-benar dapat dioperasikan setelah serah terima.

Catatan: halaman ini adalah panduan umum untuk membantu penyusunan KAK/TOR, bukan nasihat hukum. Ikuti ketentuan pengadaan barang/jasa pemerintah yang berlaku dan kebijakan internal instansi Anda.

07Pertanyaan yang sering diajukan

Pertanyaan seputar KAK dan TOR media monitoring

Apa isi minimal KAK media monitoring?

Secara umum KAK media monitoring memuat latar belakang, tujuan, cakupan sumber data (media online dan media sosial), kemampuan analisis seperti sentimen, aktor, geografis, dan narasi, keluaran berupa dashboard dan laporan, tata kelola akses, serta dukungan penggelaran, integrasi, dan pelatihan operator. Detailnya disesuaikan dengan kebutuhan dan ketentuan pengadaan instansi.

Apa beda KAK dan TOR dalam pengadaan software media monitoring?

Dalam praktik pengadaan di Indonesia, KAK dan TOR umumnya merujuk pada dokumen yang sama, yaitu kerangka acuan yang menjelaskan latar belakang, tujuan, lingkup, dan keluaran pekerjaan. Istilah KAK lazim digunakan dalam dokumen pengadaan pemerintah, sedangkan TOR sering dipakai dalam konteks korporasi atau proyek.

Bagaimana menulis spesifikasi teknis media monitoring tanpa mengunci merek?

Tuliskan fungsi dan hasil yang dibutuhkan, misalnya pemantauan real-time atas isu dan sentimen, deteksi narasi, RBAC, persetujuan berjenjang, dan API Connector, beserta indikator yang dapat diverifikasi. Hindari menyebut nama produk atau fitur khas satu penyedia agar evaluasi tetap objektif.

Apakah ASI dapat membantu menjelaskan kapabilitas NIRES untuk kebutuhan KAK?

Tim PT Artha Solusi Indonesia dapat menjelaskan kapabilitas NIRES, alur sebelas modulnya, serta lingkup penggelaran, integrasi, dan pelatihan operator. Hubungi info@arthasolusiindonesia.com untuk berdiskusi. Keputusan isi dan proses pengadaan tetap sepenuhnya menjadi kewenangan instansi.

Langkah berikutnya

Sedang menyusun KAK media monitoring?

Diskusikan kebutuhan instansi Anda bersama tim Artha Solusi Indonesia, termasuk penggelaran, integrasi, dan pelatihan operator NIRES.